Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

Journal

     S E L A M A T     


buat rekan-rekan yang telah dengan gigih mengayuh sepedanya mengitari pulau kecil dimana kita tinggali. Bali yang kita cintai.

Bulir-bulir peluh menetes, mengucur deras, jatuh di atas aspal yang panas lalu menguap seketika oleh panas sang surya yang menyengat menembus kulit dan daging. Ocehan dari kiri-kanan terngiang di telinga  bak kera di hutan Bali Barat yang menatap iri gerombolan kita lewat di depan matanya.Namun itu semakin membakar semangat, membara bak meteor menembus atmosfer...

Pesimis?
Ya... at the begining... But it's been our SUCCESS story, especialy for any of You who strugling on your bike.

For what??? NOTHING!!!
For whom??? NONE
Proud??? For what? gak juga, masih akan selalu ada tantangan di depan mata, at least 'Beat Yourseft on your bike' and Don't be Selfish...
Are U Happy??? ABSOLUTELY !!!!! Nobody feels what its feels like deep inside our heart...

Tak ada kata-kata yang dapat melukiskan perasaan...
Solidarity and caring each other has been our commitment.

Frienz,...
Do you know What I feels when I saw You were riding, keep on pedaling and strugling the steepist climb under the sun? Do you realized how I want to ride my bike and be amongs of you???
But I Know who I am...

Why should I be there while I Could sleep at home and wake up and enjoyed the greatest taste of a cup of coffee  (although, up until now, aku masih harus buat kopi sendiri.. hiks.. hikzzz  .. .. So sad... Shame on me ...) It's because I U ALL GUYZ...

Buddies... I am Very Proud of You, All of You...
You didn't know, coz I didn't told you, Ketika Sang Hyang Surya mulai berangkat ke peraduan dan meninggalkan kita seberkas cahaya lembayung yang nampak indah mempesona di ujung barat Bali yang kemarin kita jelajahi. Keindahan yang hanya sesaat. Lembut... lalu berganti kelam yang sunyi...

Memasuki gerbang IB Mantra, tears almost drop! Mata berkaca-kaca, perasaan berkecamuk. Tak tahu perasaan apa dalam dada... Jelas ada rasa bangga melihat mereka berjajar rapi semenjak lepas dari pos terakhir di Candi Dasa, Beberapa menit lagi kita akan memasuki Sanur dan lalu menuju titik Nol kembali di d'Oka House.

Masih jelas di pelupuk mata saat berkumpul di pos Candi Dasa, teman kita Endra dengan lantang berkata pada teman-teman lainnya, "We're HOME....!!!" lalu saling berpelukan. Tentu saja Endra benar, sebab jarak Candi Dasa - Denpasar sudah tak ada artinya lagi begi mereka, mengingat jejak tapak ban sepeda di belakang yang telah kita torehkan... Dan,... jalur itu telah biasa kita tempuh di atas sadel...

Ada hal istimewa terjadi dan mengagetkan saya. Gung Ar (sepepuh kita dan pionir MTB di Bali, yang telah ber-MTB semenjak MTB baru menggeliat lahir ke dunia) tiba-tiba muncul dari belakang ketika memasuki wilayah Guang, Sukawati. Seolah-olah seorang bapak yang datang 'mapagin' dan menjemput anak-anaknya yang bandel-bandel belum pada pulang saat hari telah gelap... Satu per satu beliau dekati... lalu terjadi perbincangan seru dan intim sambil beriringan . . . Hati saya benar-benar tersentuh...

Teringat akan seorang ibu yang gelisah karna anak-anaknya belum kembali, 'meplalian' seharian sedari pagi kemaren sampe lupa waktu, sandikala ini juga belum kembali.. Mom.., I'll be home in a moment.

And We are a Great TEAM.

Tanpa mengurangi respect dan rasa bangga saya pada semua rekan, beberapa rekan harus saya berikan credit setinggi-tingginya:

* dr. Budi Setyawan, Sp.B (dr. BuSet)
seorang dokter sepesialis bedah tumor yang tekad dan perjuangannya begitu luar biasa. Sori dok kalo penulisan gelarnya salah, disini gelar gak berlaku, SPD=Sing Penting Dengkule..

* Gung Ery
  Bapak kita ni sudah keteteran sebelum etape pertama, namun sampe juga di finish
  Liat dah nanti fotonya kalo dh tak aplod...

* Bu Tamy
  Istri yang sabar melayani suami, walo ngayuh lalu naek mobil lagi, ngayuh lageeee...
 
* Chichi
  Satu-satunya perempuan yang berhasil menembus rintangan segala medan dari start sampe pinish... SALUT

* Gung Rama
  Bapak Ketua kita, walo beberapa kali Kram, namun tak perduli omongan setan...

* Tu Rah Gede
  Sesepuh kita yang 'lupa' sama umurnya ...
walo tertembus puluhan duri namun tetep brusaha tambal ban sendiri...

* Pak Yan Nana, ternyata fonis dokter keleru besar... hehehe... Keep on pedaling n U'll be healthy, No question. Period

** Special credits buat para istri Lelasan yang setia dan sigap melayani suami dan 'anak-anaknya':
Kadek Sri, Tu Gek Ani, Ny. Gung Tu
 
Juga para 'sopir':
Ade, Putu Abeng, Agus, pak Wirawan

Gak ketinggalan: Cok De -Ubud
Walopun bapak kita ni membawa beban berat (termasuk 'tas pinggang') tapi mampu berada paling depan di hari pertama, hari kedua Cok De memohon ampun dan menyerah karna tak mampu menahan siksaan Sang Hyang Surya di desa Kubu, Karangasem.

Ucapan terimakasih tak terhingga kami haturkan kepada para senior:

  • * Agung Ardana
  • * Pak Nana
  • * Pak Tut Aryadi

Bapak Ketua Lelasan Berseri: AA. Ngr. Agung Rama Putra

Seluruh team keliling Bali:

dr. Gede Budhi Setiawan

dr. Buset

AA. Ngr. Alit Tirta Kusuma

Gung Alit

AA. Ngr. Ag. Rama Putra

Gung Rama

Tjok. Gde Putra

Cok De Renon

Ketut Gede Duarsa

Angel

Endra Datta

Endra

I Gst. Ngr. Wirata

Goseng

Kadek Sukardika

Dek Gondrong

I Wayan Wijasa

Pak Yan Nana

Made Suparta

Pak De Panjer

Dodik Aswinarto

Dodik B2W

I Wayan Budiasa

Yande Pedungan

Wayan Suastika

Suastika

Kadek Suartana

Dek Ubung

I Wayan Suwitra Yadnya

Cogroh

AA. Ngr. Gd. Wirawan

Aji Wirawan

AA. Ngr. Oka Ariawan

Aji Oka

Kadek Muliarta

Dek Mul

AA. Ngr. Gede Parasurama

Tu Rah Gede

Nyoman Suandi Menara

Suandi Tajog

Ketut Aryadi

Tut Aryadi

I Gede Hartajaya

Pak De Boti

Pieter Lexmond

Pieter

I Made Gunawan

Gunawan

Jan Van Ammers

Wayan

Thay

Cik Thay

AA. Gede Oka

Gung 'Ka

Hadi Setya Nugroho

Nugroho

Kurniamarchyani

Cici

Wayan Suwitra

Pitung

AA. Bagus Erlangga Puthra

Erri

ME. Tyas Utami

Bu Tami

I Gst A. Bagus Purnamadi

Ajus

Made Puja Marga

Puja

Made Praartha

Ade

I Made Raka Sutama

De Raka

Agus Supriyanto

Agus Astro

Made Ari Suranadi

Ari Gembor

Wayan Arnawa

Yan De Alu

I Gst. Ngr. Budhita

Dogle

AA. Ari Mahayasa

Wan Kadir

I Wayan Sanjaya

Donal

Agustama

Agus

Putu Wirawan

Wirawan

Putu Adiana

Abenk

Kadek Sri Mahendrawati

Jeng sri

IGA. Andayani

Tu Gek Ani

IG. Pt. Arimantara

Gung Tu

I Wayan Pica

Yanica

Made Suardana

Made Kalbe

Terimakasih kami yang tak terhingga kepada para sponsor dan donatur:


Polygon - dengan Jersey-nya
Vitazone via - dr. Desi
McDonalds -Thanks Pak Dede u/ paket makan malamnya
Gozeng Wear
Gung De 'Sticker' Pradnya
Pakde 'Panjer' Suparta -I can say NOTHING...
Cok De 'Ubud-Renon'
Bu Tammy + Gung Ery -what should I say???
AA. Ngr. Oka
AA. Ngr. Gede
Catering Warti Buleleng -Thanks Pak Ngurah
Wayan 'Donal' Suarjaya
Putu 'Abeng' Adiana -raja minyak dermawan
Toko Sepeda Jayakarta -Thanks Pak De
Asia Ban - Thanks Asiawan u/ pinjaman mobil + Sound systemnya
dr. Budi Setiawan Thanks Dok, buat mobil kijang+sopir+peralatan Medisnya (Dok, apa Lelasan masih perlu tim Medis???) -> SOMBONG!



~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

This morning Nov 10, 2008. 05:00
Beberapa rekan (10 orang) akan berusaha menorehkan rekor baru (setidaknya rekor bagi diri mereka sendiri, mengingat mereka bukanlah atlet) bersepeda mengelilingi Bali dalam waktu 16 jam.

Ohhh... sudah jam 04:00 pagi, Saya harus siap-siap juga. Maap tulisannya jadi terbengkelai...
nanti saya sambung lage Guyzzz..

*PS: poto nanti di aplod... sabar ya... alnya ada ribuan arus diedit



Blog EntryOct 1, '05 8:57 AM
for everyone

Hari ini, saat ini bom diledakkan lagi di Bali...


Blog EntrySep 11, '05 4:05 PM
for everyone

 

MERAPI

 

di lerengmu

dimana Kenangan indah

dan manis . . .

telah kutorehkan dengan patahan ranting dan dahan kering pohon pinus yang kedinginan

. . .pada setiap jengkal yang mampu kupijakkan kaki ini. . .

kemanapun Kau tunjukkan,

adalah tempat terindah. .

yang begitu membekas . . .

di dada.

 

 

CINTAKU ABADI.

Kukagumi ciptaan-Mu

Manisnya kenangan, semuanya serba indah. . .

Tak sanggup kulupakan . . .

Namun semuanya telah kulukis indah disana . . .

di tanah . . .

di tebing . . .

di lereng . . .

di sungai . . .

di pasir . . .

di batu cadas . . .

di batang pinus . . .

di semak . . .

di langit . . .

Di . . ., , , ,

semuanya!!!!

 

Ada Namaku dan Namamu terukir indah.

Takkan ada yang mampu menghapusnya atau merusak . . .

 

Karena hanya jika Kau dan Aku ke sana lagi . . .

semuanya akan terpampang nyata.

 

 

Pagi itu begitu cerah . . .

langit birulembut menentramkan hatiku . . . namun perkasa

kemilau bias Sang Surya menembus awan kecil berarak . . .

menghalau embun yang enggan pergi.

 

Kuntum Indah dari Seberang . . .

 

menuntun langkahku menuju taman hati yang tak terkata.

 

Kasihku abadi . . .

 

Tambatan hati ketika suntuk dengan segala beban dunia . . .

tempat mengadu ketika hati galau dan bimbang . . .

tempat bercengkrama ketika hati riang . . .

 

Tempat dimana aku bisa bebas menumpah-ruahkan . . .

segala kepenatan dan sukacita . . .

 

Dia bisa lembut . . .

namun bisa juga keras bagai cadas di lereng Merapi. . .

 

Ceriwis, celoteh, dan segala kata pedas . . . dari bibirmu yang terbalut kasih dan cinta  . . .

kurasakan bagai belaian dan dekapan lembut seorang ibu pada anaknya . . .

 

Kelembutan dan kehangatan  . . .

 . . . dan segala kasih sayangnya

 . . . adalah hawa Cinta yang memabukkan . . .

 

 . . . Tak mampu kulupakan . . . . . . . .

 

 

 

 

My Dear , . . .

 

*)(*

 

Kasihku . . .,

ketika kutuliskan kata demi kata disini . . .

kata-kata yang tak sanggup menggambarkan gejolak hatiku,

tak sanggup kubendung derasnya air di kali kuning . . .

membasahi pangkuanku . . .

Aku berjuang dan berenang . . .

dalam menggapai tangan-tangan cintamu . . .

Sayangku . . . ,

Ku tahu kau mengerti betul . . .

hatiku disini. . .

 

*)(*

 


Blog EntrySep 6, '05 10:19 AM
for everyone

Kejurda Balap sepeda se Bali akan diadakan bulan Oktober depan. Even ini rencananya akan menempuh jarak kira-kira 50km dari Denpasar menuju objek wisata Bedugul, Tabanan, Bali. Route yang akan dilalui seuruhnya jalan raya beraspal, jadi siapkan ban kecil / 'skinny tyre'. Rincuan medan kira seperti berikut:

:) Denpasar - Taman Ayun - sampai depan pabik Coca-cola ==> tanjakan masih biasa saja.

;) Sembung - Baturiti ==> tanjakan mulai lumayan dan panjang.

:( Baturiti - tepat sebelum gerbang Kebun Raya ==> Siksalah dengkul anda.

:) Setelah melewati tanjakan terakhir diatas, berikan dua-tiga kayuhan terakhir anda, lalu bersiaplah meluncur sampai pelataran parkir objek wisata Pura Ulun Danu. HATI-HATI!!! Anda sedang menggunakan 'skinny tyre'

Tingkatkan latihan anda mulai dari sekarang.

Pemberitahuan ini sekaligus sebagai undangan untuk seluruh kub sepeda dan penggemar olah raga sepeda.


Blog EntryAug 30, '05 4:50 AM
for everyone

Rekan2 di Bali yang mau ikut main ke (hutan) danau Buyan silakan konfirm ke Sanur. Kita brangkat bareng.